< /html>
Seperti itulah semangat dan kesungguhan yang harus ditunjukan ketika mengerjakan Sesuatu halnya, baik dalam urusan dunia, terlebih lagi mengenai urusan akhirat, haruslah di utamakan urusan AKHIRAT itu.




Di ambil perumpamaan ”seakan mati besok” dalam mengerjakan urusan AKHIRAT itu, dikarenakan dalam mengerjakan urusan AKHIRAT membututkan kehusuan Dan keihlasan yang tanpa dengan dibarengi Hal tersebut amalan itu akan SIA-SIA sekalipun semangatnya tinggi.






Jika dalam melakukan urusan AKHIRAT tanpa menghadirkan jiwa dan raganya, menyatu dalam satu balutan kain putih keihlashan, lalu tenggelam jiwa Dan raga itu seolah sudah berada dialam ghaib Dan sedang berjumpa dengan sang pencipta, berkomunikasi
Berusaha menggapai ridla Dan kasih sayangnya.




Agar apa yang dikerjakan mendapat nilai kebaikan yang akan membawa jiwa Dan raga ini kepada maqam yang tinggi yaitu surganya.





Berbeda dengan urusan dunia yang diumpamakan dalam mmengejarnya itu “seolah hidup abadi” dialam dunia yang fana ini, karena sesiap Dan sekuat apapun persiapan mental ataupun fisik untuk mengejar dunia
Pada Akhirnya akan akan kalah juga, jiwa yang binasa akan meninggalkan jejak-jejak yang akan memberatka hisab Dan pertanggung jawaban kelak di hari kiamat.




Dalam mengejar kesenangan dunia akan menyisakan kelelahan jiwa Dan raga yang Tiada habisnya, Jika jiwa sudah lelah karena dunia, maka jiwa yang lelah itu akan menganggap urusan AKHIRAT akan tiada artinya lagi. Karena jiwanya suda gelap diliputi oleh nafsu ammarah Dan nafsu dunia yang akan terus menerus menuntut untuk dikejar Dan diraih, padahal semua itu hanya hayalan semu.






Sehingga sampai nyawa di ujung kerongkongan nafsu dunia akan terus merayu, bunga-bunganya akan terus ditaburkan kepada jiwa yang sudah lelah Dan hampir berpisah dari raga itu.




Dalam kenyataan yang Demikian itu, maka segala penyesalan, pengharapan untuk mengembalikan keadaan dan akan mengisinya nya dengan Sesuatu yang bermanfaat,yang akan menjadi bekal untuk menuju keridhaannya itu hanya SIA-SIA belaka, pintu taubat sudah tertutup.



Kesempatan selama dialam dunia yang telah Allah berikan tidak akan bisa berubah kembali pulih, Jika taqdir dan ketentuan masa sudah datang (waktu), jangankan setahun, sebulan, seminggu, sehari, sejam pun tidak akan bisa di undur Dan dipercepat taqdir itu pasti.





Robbana atina fiddunya hasan wafil akhirati hasanah
Waqina adzabannar.


Renungkan! Dan bagikan, insha Allah akan menjadi kebaikan BAGI sesama.



No comments:

Post a Comment

Entri yang Diunggulkan

Isra Miraj

أعوذ بالله من الشيطان الرجيم بسم الله الرحمن الرحيم سبحان الذي أسرى بعبده ليلا من المسجد الحرام إلى المسجد الأقصى الذى باركنا حوله لنريه...